Posted by: himatan06 | April 30, 2009

Order Vertisol

update : 30 – 04- 2009

Pembentukan Dan Profil order Vertisol

Soil survey staff USDA mengusulkan nama vertisol untuk jenis tanah yang masih dikenal dengan nama Grumosol diusulkan oleh Oakes dan Y. Thorp (1950) untuk tanah liat berwarna kelam yang bersifat fisik berat.

Ciri tanah ini sebagai berikut: (1) tekstur lempung dalam bentuk yang mencirikan, (2) tanpa horison eluvial dan iluvial, (3) struktur lapisan atau granuler, sering berbentuk seperti bunga kubis, dan lapisan bawah gumpal atau pejal, (4) mengandung kapur, (5) koefisien mengembang mengkerut tinggi jika dirubah kadar airnya, (6) seringkali mikrorelifnya gilgai (peninggian-peninggian setempat yang teratur), (7) konsistensi luar biasa plastis, (8) bahan induk berkapur dan berlempung sehingga kedap air, (9) dalam solum rata-rata 75 cm dan (10) warna kelam atau chroma kecil.

Factor pembentuk tanah yang domain untuk vertisol, adalah iklim yang relative agak kering sampai kering, dengan bulan-bulan kering yang jelas, dan atau bahan induk tanah yang relative kaya basa, seperti bahan volkan intermedier, batu gamping, napal, batu liat berkapur, atau bahan alluvial. Selain itu topografi berupa dataran antar perbukitan yang tertutup, dalam arti, tidak terdapat aliran outlet keluar wilayah, dan basa-basa dari lingkungan sekitar yang lebih tinggi berakumulasi di dataran, menyebabkan terbentuknya tanah vertisols, landform-nya, dimaksudkan sebagai dataran volkan, atau dataran antar perbukitan/pegunugan. Luas seluruhnya diperkirakan 2,12 juta ha, atau 1,1 % wilayah daratan Indonesia.

Di indonesia jenis tanah ini terbentuk pada tempat-tempat yang tingginya tidak lebih dari 300 meter di atas muka laut dengan topografi agak bergelombang sampai berbukit, temperatur tahunan rata-rata 25oC dengan curah hujan kurang dari 2500 mm dan pergantian musim hujan dan kemarau nyata. Bahan induknya terbatas pada tanah bertekstur halus atau terdiri atas bahan-bahan yang sudah mengalami pelapukan seperti batu kapur, batu napal, tuff, endapan aluvial dan abu vulkanik.

Kandungan bahan organik umumnya antara 1,5 – 4%. Warna tanah dipengaruhi oleh jumlah humus dan kadar kapur. Tanah yang kaya akan kapur kebanyakan hitam, sedang tanah-tanah yang berwarna kelabu biasanya bersifat asam. Mengenai kandungan basanya, jenis tanah ini mengandung unsur-unsur Ca dan Mg tinggi, bahkan dalam beberapa keadaan dapat pula terbentuk konkresi kapur dan akumulasi kapur lunak. Konkresi kapur terdapat di lapisan atas dan makin berkembang tanahnya makin dalam letaknya, jumlah serta besarnyapun bertambah. Seringkali bersama-sama dengan kapur lunak membentuk lapisan kapur yang dapat mencapai tebal satu meter. Konkresi besi juga kadang-kadang terdapat dalam profil tanah.

Menurut hardon (1939) jenis liat yang terbanyak monmorilonit, sehingga tanah mempunyai daya adsorbsi tinggi (50 – 100 me/100 gr lempung). Umumnya jenuh akan basa terutama Ca dan Mg Phnya 6,0 – 8,2 makin dalam makin alkalis. Hal ini menyebabkan gerakan air dan keadaan aerasi buruk. Jika tanah mengering setelah hujan permukaan gumpal tanah ngrumosol yang kaya akan kapur memperlihatkan caulipower- struktur. Jika basah (musim hujan) sangat lekat dan licin, sedangkan jika kering (musim kering) retak-retak. Tektur tanah yang tergolong lempung berat dengan kadar fraksi lempung lebih besar dari 50% sehingga memiliki kemampuan menyimpan air (water holding capacity) yang relatif besar.

Sifat tanah pertisol yang telah lama dijadikan tanah pertanian adalah kadar asam fosfat yang rendah, pertisol muda mengandung abu vulkan atau sisa – sisa batuan bernapal yang kaya akan fosfat. Dalam beberapa hal ada kolerasi diantara kadar fosfat dan kadar kapur, artinya tanah yang kaya fosfat biasanya alkalis, sehingga unsur hara itu sudah siap untuk diserap. Umumnya tanah yang telah berkembang, miskin akan unsur hara N, meskipun dalam batas yang lebih luas. Kurangnya bahan organik yang dikandung disertai unsur N dalam tanah.

Posted by: himatan06 | April 30, 2009

Tanah Spodosol

Update : 30 -04- 2009

Pembentukan Profil Dan Karekter Tanah Spodosol

Spodosol merupakan tanah mineral yang mempunyai horizon spodik, suatu horizon dalam dengan akumulasi bahan organic, dan oksidasi aluminium (Al) dengan atau tanpa oksidasi besi (Fe). Horizon iluvial ini dijumpai dibawah horizon eluviasi, biasanya suatu horizon albik (berwarna merah muda, dengan demikian memadai bila disebut abu kayu). Umumnya terbentuk diwilayah iklim humid, dibawah vegetasi hutan basah dan berkembang dari bahan endapan dan batuan sediment kaya kuarsa yang dipercepat oleh adanya vegetasi yang menghasilkan serasah asam. Senyawa – senyawa organic tercuci kebawah bersama air perkolasi sehingga tanah permukaan menjadi berwarna terang, sedang horizon bawah menjadi berwarna gelap karena terjadinya selaput organic pada butir-butir tanah.

Species tumbuhan yang berkadar ion-ion logam rendah, seperti pinus, kelihatannya merangsang pertumbuhan spodosol. Dengan membusuknya daun-daun yang rendah kadar ion logamnya, kemasaman tinggi akan terbentuk. Air perkolasi membawa asam-asam itu kebagian profil tanah yang lenig dalam. Horizon atas hancur karena pencucian intensif oleh asam. Sebagian besar mineral, dipindahkan kebagian lebih dalam. Oksida aluminium dan besi serta bahan organic akan diendapkan di horizon bagian bawah, sehingga menghasilkan profil spodosol yang menarik.

Profil Tanah Spodosol

Mengikuti definisi kuantitatif taksonomi tanah, tanah diklasifikasi sebagai spodosol, apabila memiliki horizon dengan semua sifat berikut : i. Tersementasi dengan kelembaban minimum 10 cm; ii. Terletak langsung dibawah horizon albik, pada 50 % atau lebih dari setiap pedonnya; iii. Batas atas berada dalam kedalaman <50 cm, apabila kelas besar butirnya berlempung kasar, skeletal berlempung, atau lebih halus atau <200 cm. Apabila kelas besar butirnya berpasir, dan; iv. Batas bawah pada kedalaman 25 cm atau lebih, dari permukaan tanah.

Dalam hal ini Spodosol mencakup Tanah-tanah yang disebut : Podzol dan Podzol Air Tanah.

Ciri – ciri morfologi tanah spodosol tersusun atas : Horizon A2, merupakan lapisan yang mencirikan berupa abu berwarna pucat dengan tekstur liat berlempung, berminyak jika dipijat, kadang-kadang ada konkresi. Horizon B dibedakan dengan jelas dari horizon diatasnya oleh warnanya yang coklat kelam sampai coklat biasa, tekstur lebih halus, struktur tiang akibat saling koagulasi Al dan Fe yang bermuatan positif dengan bahan organik yang bermuatan negatif, sering kali horizon ini mengandung padas. Horizon BC dan C, makin bawah warnyanya makin mendekati warna bahan induk dan tekstur makin kasar.

Penyebaran Spodosol

Spodosol adalah Tanah – tanah yang secara unik berkembang dari endapan pasir kuarsa, dan/atau batu sedimen berupa batu pasir kuarsa. Vegetasi alami yang tumbuh biasanya spesifik jenisnya. Yaitu vegetasi yang mampu berkembang subur di Tanah masam, seperti kantung Semar dan Paku-pakuan.

Banyak tanah dari timur laut amerika serikat, termsuk bagian utara michigan dan winconsin yang dulunya digolongkan sebagai podsol, podsolik coklat dan podsol air tanah termasuk dalam spodosol. Sebagian dari mereka adalah orthod, suatu spodosol umum. Akan tetapi beberapa adalah aquod, karena tanah ini selama musim tertentu jenuh dengan air dan mempunyai ciri-ciri yang berasosiasi dengan kebasahan, seperti akumulasi bahan organik yang tinggi, becak-becak pada horizon albik dan terbentuknya semacam lapisan keras (duripan) pada horizon albik. Daerah-daerah dari aquod adalah Florida.

Daerah spodosol dibagian timur laut membentang ke kanada. Daerah luas lainnya dari golongan ini dijumpai dibagian utara eropa dan siberia. Daerah yang kurang luas tetapi penting ditemuakan di amerika selatan dan dipegunungan daerah beriklim sedang.

Di Indonesia sendiri penyebaran endapan pasir dan batu pasir kuarsa yang secara geologis sangat luas, terdapat di kalimantan tengah, serta setempat-setempat di kalimantan barat dan kalimantan timur. Di pulau lain nampaknya tidak luas penyebaranya dan setempat – setempat terdapat disulawesi dan sumatra. Landform – nya dimasukkan sebagai dataran tektonik. Lanscape luas tanah spodosol seluruhnya diperkirakan 2,16 juta ha atau 1,1 % wilayah dataran indonesia. Penyebaranya paling luas terdapat di kalimantan tengah sekitar 1,51 juta ha, kemudian dikalimantan barat 0,42 juta dan kalimantan Timur 0,15 juta ha. Di silawesi tengah, tengah, selatan dan tenggara dipearkirakan terdapat antara 11-25 ribu ha.

Pengaruh Spodosol dalam Pertanian

Dari empat sub-ordo dalam kelompok spodosol, yang sering kali dibuka untuk pertanian adalah Haplorthods yaitu spodosol yang terbentuk diwilayah beriklim basah, dengan curah hujan tunggi dan rezim kelembaban tanah udik dan aquods yaitu spodosol basah atau jenuh air dengan drainase sangat terhambat dan sering kali mempunyai permukaan air tanah berada dekat dengan permukaan tanah.

Data dari analisis tanah dari beberapa pedon Spodosol dari kalimantan tengah dan kalimantan barat menunjukkan bahwa, Spodosol termasuk tanah dengan kelas besar butir berpasir, dengan kandungan fraksi pasir tinggi (65-96 %). Reaksi tanah menunjukkan masam ekstrem sampai sangat masam (pH 3,3 – 4,9) di seluruh lapisan tanah, cenderung menaik kelapisan bawah. Pada permukaan tanah, bisasanya terdapat lapisan bahan organik (Oi dan Oe) tipis (5-10) cm dan dibawahnya terdapat Horizon Al dengan kandungan bahan organik termasuk sedang sampai tinggi (3,1 – 9,5)%. Langsung dibawah horizon ini terdapat horizon E, berwarna putih dan putih kekelabuan, dengan kandungan bahan organik dangat rendah (0,2 – 0,95) %. Rasio C/N tergolong tinggi (16-35).

Kandungan P dan K-potensial di lapisan atas dan dilapisan bawah, sangat rendah sampai rendah. Jumlah basa-basa dapat ditukar termasuk sangat rendah (0,2-1,2 cmol (+)/kg tanah). Kandungan kedua unsur hara ini dilapisan serasah, selalu lebih tinggi dari pada lapisan bawah yang berpasir. KTK tanah sebagian besar sangat rendah dilapisan pasir, dan agak tinggi sampai tinggi pada lapisan serasah dan di horizon Bs (sesquioksida). KB semuanya sangat rendah sampai. Potensi Kesuburan alami Spodosol dengan demikian disimpulkan sangat rendah sampai rendah penggunaan tanah.

Oleh karena bahan induknya berupa endapan pasir atau batu pasir kuarsa (SiO2), Spodosol umumnya sangat miskin atau sangat rendah kesuburan alaminya. Spodosol yang paling sering ditemukan dan dimanfaatkan untk pertanian adalah Hoplorthods dan Aquods. Di beberapa daerah pemukiman transmigrasi dikalimantan tengah, kalimantan barat dan kalimantan timur yang dimanfaat untuk pertanian tanaman pangan umumnya adalah Aquods yang dibuka untuk sawah rawa, dan Hoplorthods sebagai lahan pertanian kering dan tegalan. Namun kesuburan alami yang sangat rendah sesudah 1-2 tahun tidak menghasilkan panen sehingga ditinggalkan atau tidak ditanam lagi. Untuk tanaman perkebunan, khusunya kelapa sawit yang relatif masih sesuai adalah Hoplorthods yang mempunyai tekstur agak halus (lempung berpasir sampai pasir berlempung), tetapi tentunya memerlukan pemupukan yang tinggi.

Posted by: himatan06 | April 15, 2009

Pengumuman

Update :15-04-2009

PENGUMUMAN

Hari/tanggal : Kamis/16 april 2009

Di : Ruang Himatan

Kegiatan : Rapat LDK Dan CI

Jam : 15.00 (Setelah praktikum biotektan)

Ayo Semua berkontribusi demi HIMATAN for Soil <Love>

Posted by: himatan06 | April 3, 2009

Pemilihan Umum 9 April 2009

By : Kompas

Update : 3 april 2009

PEMILIHAN SEJUTA CALON

Inilah pemilihan umum paling akbar yang pernah diselenggarakan Indonesia.  Ada lebih dari 1,5 juta  nama calon legislatif  siap dipilih untuk parlemen dari pusat hingga kedaerah/ kota. sekitar Rp.13,5 triliun digelontorkan untuk memuluskan pesta demokrasi lima tahunan ini. Dan sepekan lagi, keputusan  akan dijatuhkan oleh seluruh warga negeri: siapakah dari serakan nama-nama itu yang paling pantas mewakili  rakyat?

Sejatinya ini tugas berat bagi khlayak. mencontreng satu nama diantara belantara calon yang semuanya merasa

paling layak bukanlah pekerjaan gampang. Bagaimana  mengenali mereka satu persatu? Bagaimana menyakinkan diri

bahwa  janji-janji para calon itu memang tulus? apakah satu contrengan yang diberikan kelak akan benar-

benar mengubah nasib bangsa ini?   Satu contrengan dari pemilih berarti merupakan satu atau  lebih - tagihan  kepada

wakil rakyat. Tagihan terhadap janji-janji mereka. Juga tagihan atas tugas-

tugas konstitusional mereka sebagai anggota DPR yang terhormat.

Dan ratusan ribu contrengan yang mengantar mereka ke parlemen adalah tagihan tak terhingga yang mesti mereka tunaikan

selama duduk nyaman di kursi empuk

Posted by: himatan06 | April 2, 2009

Jembatan Surabaya – Madura Tersambung

Surabaya-Madura Akhirnya Tersambung

By: Koran Tempo

Update : 2 april 1009

Surabaya- kota surabaya dan pulau madura kini tak lagi terpisah. proses akhir penyambungan steel box grider yang menghubungkan ruas jalan dari jembatan Suramadu sukses dilakukan kemarin dinihari. perawatan jembatan yang akan dioperasikan akhir juni 2009 itu akan di monitor.

Jembatan ini akan dipantau tiap hari dan selalu mendapat perbaikan sebulan sekali,” kata direktur Jenderal Bina marga Hermanto Dadak setelah menyaksikan proses penyambungan jembatan di bentang 46-47 jembatan Suramadu kemarin.

Karena itu, meurut hermanto, pemerintah akan membentuk lembaga pengawasan yang akan segera dilakukan dalam waktu dekat. cara ini dilakukan menilik kondisi iklim sekitar dan sifat jembatan yang mudah terkena korosi atau karatan karena berada diatas laut. apalagi kekuatan angin laut dikawasan ini diperkirakan 20-27 meter perdetik. “meski didesain untuk 100 tahun, tetap harus ada perawatasn menilik sifat jembatan dan iklim sekitar”. kata Hermanto.

Selain kondisi angin pengelola jembatan natinya akan melakukan sistem buka-tutup jembatan sepanjang 5.348 meter itu, termasuk sedang dipikirkan apakah jembatan natinya bisa dilalui kendaraan roda dua atau tidak. ” Jembatan kami lengkapi rongga-rongga, jaadi tidak mungkin rusak lantaran angin. tapi keselamatan pengendara yang kami pertimbangkan,” kata Hermanto.

Adapun menyangkut ongkos perawatan juga sedang dihitung, termasuk apakah akan diambilkan dari dana perolehan tarif penyebrangan melalui Suramadu. ” Hasil dari tarif murni perawatan jembatan ini sebenarnya tidak untuk investasi. karenanya, tarif penyebrangan melalui Suramadu dipastikan akan lebih murah ketimbang menggunakan feri,” ujarnya.

Dibangun sejak 2002, proyek yang didanai dengan kredit lunak dari pemerintah Cina itu dikerjakan oleh 3.500 pekerja, baik dari Indonesia maupun Cina. proyek yang menelan anggaran 4 triliun lebih itu menghabiskan anggaran 4 triliun lebih itu menghabiskan 28 ribu ton besi baja dan 600 ribu ton campuran baja.” Meski mahal, jembatan ini sangat diperlukan untuk memajukan Madura.” kata Hermanto.

Proses penyambungan steel box girder atau lantai berbahan dasar baja kemarin juga dihadiri Duta besar Cina untuk Indonesia Zhang Qiue. proses penyambungan membutuhkan waktu 30 menit. begitu lantai yang menyambungkan dua sisi jembatan surabya dan Madura itu tersambung, sirene dan pesta kembang api memecah malam, tepat di atas pertengahan selat madura,’ ini jembatan terpanjang se-Indonesia dan ASEAN. Dan ini jembatan pertama dan kredit lunak dari Cina,”kata Duta Besar Zhang Quie.

Setelah pemasangan lemarin, fisik jembatan itu sudah tersambung. Pekerjaan terakhir adalah menyelesaikan sedikit sambungan di sisi Surabaya. ” Diperkirakan pada 12 juni seluruh pengerjaan jembatan sudah rampung dan akhir juni bisa dioperasikan, ” ujar Hermanto.

Menurut Hermanto, pembangunan Suramadu yang sukses akan membuat pemerintah membangun lagi dua jembatan, yaitu Tayan dan Musi. Jembatan Tayan sepanjang 1 kilometer untuk menunjang jalur lingkar selatan Pulau kalimatan dan menghubungkan antara Indonesia dan kawasan Kuching, Malaysia, dan Brunei Darusalam. Adapun jembatan Musi saat ini masih dalam proses pencarian rute atau lokasi yang sesuai.

Posted by: himatan06 | March 28, 2009

Bencana Situ Gintung

Published : 28-03-2009

SITU GINTUNG

Setelah 76 Tahun, Tanggul Buatan Belanda Itu Pun Jebol

Jebolnya Tanggul Situ Gintung

KOMPAS/WISNU WIDIANTORO

Tanggul Situ Gintung, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, yang jebol, Jumat (27/3) subuh. Jebolnya tanggul tersebut mengakibatkan banjir bandang yang menyebabkan puluhan orang tewas dan ratusan rumah rusak.

/

Artikel Terkait:

Sabtu, 28 Maret 2009 | 06:29 WIB

Laporan wartawan KOMPAS Mulyawan Karim

KOMPAS.com – Situ Gintung di Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten, merupakan situ bikinan Belanda yang umurnya sudah lebih dari tiga perempat abad.

Menurut Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane Pitoyo Subandrio, Situ Gintung dibangun pemerintah kolonial Belanda tahun 1932-1933. ”Jadi sekarang umurnya sudah 76 tahun,” kata Pitoyo, Jumat (27/3). Ia menambahkan, selama ini banyak orang mengira bahwa Situ Gintung adalah sebuah danau. Padahal, itu adalah sebuah bendungan.

Masih kata Pitoyo, Situ Gintung adalah sebuah bendungan homogen dengan satu jenis tanah atau bendungan urukan homogen. Di sana juga dibangun celah yang disebut pelimpah atau spill way yang lebarnya 5 meter. Di samping itu, di bendungan tersebut juga dibangun pintu air kecil untuk irigasi. Akan tetapi, kata Pitoyo, pintu air itu kini sudah tidak ada lagi karena lahan-lahan pertanian di sekitarnya kini sudah beralih fungsi menjadi kawasan perumahan.

Pitoyo juga mengungkapkan, setelah Indonesia merdeka, danau ini telah beberapa kali dikeruk untuk mengurangi pendangkalan. Ekskavator dipakai untuk mengeruk lumpur yang ada di dasar Situ Gintung dan Kali Pesanggrahan.

Namun, sejak awal pembangunannya, 76 tahun silam, penurapan belum pernah dilakukan pada tanggul Situ Gintung. Sejak dahulu hingga hari ini, menurut Pitoyo, tanggul masih tetap cuma terbuat dari tanah.

Danau alam

Sementara itu, sejarawan Restu Gunawan menjelaskan, tahun 1930-1935 Belanda memang banyak membangun berbagai sarana pengairan dalam rangka pengendalian banjir di Jakarta.

”Jadi, mungkin saja Situ Gintung juga dibangun pada masa itu sebagai salah satu proyek pembangunan dalam rangka pengendalian banjir,” kata Restu, yang juga Kepala Subdirektorat Peradaban Sejarah, Direktorat Geografi Sejarah, Direktorat Jenderal Sejarah Purbakala, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.

Namun, menurut Restu, Situ Gintung sebetulnya sebuah danau alamiah yang terbentuk pada masa jauh sebelumnya. Danau itu merupakan bagian dari daerah aliran sungai Kali Angke dan Pesanggrahan, yang lahir pada awal pembentukan dataran rendah Jakarta, sekitar 5.000 tahun silam. ”Baru kemudian Belanda menjadikannya bendungan untuk keperluan irigasi dan pengendalian banjir Jakarta,” katanya.

Sementara itu, menurut Tim Mitigasi Bencana Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), di sekitar Situ Gintung itu sudah lama berkembang permukiman yang padat. ”Posisi permukiman tersebut berada di bawah tanggul. Inilah yang membuat banyak korban yang jatuh ketika tanggul tersebut jebol dan permukiman dilanda banjir bandang,” demikian disebutkan dalam laporan Tim Mitigasi Bencana BPPT yang diterima Kompas, kemarin.

Situ Gintung merupakan salah satu dari lebih dari 160 situ yang ada di wilayah Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi), yang luas seluruhnya mencapai 1.462,78 hektar. Namun, menurut kajian BPPT, dengan kedalaman rata-rata yang hanya 2 meter, situ-situ itu hanya mampu menampung sekitar 29,26 juta meter kubik air.

Pengerukan secara teratur perlu dilakukan agar situ-situ itu memiliki kedalaman ideal, yakni 5 meter. Dengan kedalaman ini, debit air yang bisa ditampung meningkat tiga kali lipat menjadi 73,14 juta meter kubik.

Bila pemerintah mampu mengembalikan situ-situ itu ke luasan semula, yakni 2.337,10 hektar, volume air yang dapat ditampung makin banyak lagi, sekitar 116,86 juta meter kubik.

Luasan Situ Gintung juga sudah jauh menyusut. Menurut catatan BPPT, danau tersebut pernah memiliki luas sampai 70 hektar. Pitoyo mengatakan, ketika baru dibangun pada tahun 1932, Situ Gintung luasnya 31 hektar. Namun, akibat pendangkalan, luasnya terus berkurang hingga hanya 21,4 hektar saat ini.

Namun, Situ Gintung masih menjadi salah satu dari sedikit situ di Jabodetabek yang kondisinya relatif masih baik. Selain luas, kedalamannya juga masih di atas rata-rata, yakni sekitar 10 meter. Jadi, masuk akal jika air yang melimpas ke luar Situ Gintung saat tanggulnya jebol mencapai 2 juta meter kubik dan mengakibatkan kerugian material yang besar dan menimbulkan pula banyak korban jiwa.


Sumber : Kompas Cetak

Posted by: himatan06 | March 7, 2009

Pengaruh Mekanisasi Terhadap Tenaga Kerja Pertanian

By : Akbar Rahmatsyah

Publish : 06 – 03 – 2009

Mesin Perontok Padi

Pengaruh Mekanisasi Terhadap Tenaga Kerja Pertanian

Mekanisasi pertanian mulai banyak berkembang . Perkembangan ini dilihat dari peningkatan kebutuhan akan alat-alat mekanik untuk meningkatkan dan mempermudah hasil produksi pertanian. Pengolahan pertanian yang sebelumnya menggunakan tenaga manusia beralih memakai mesin-mesin pertanian seperti trkator ( untuk membajak sawah ) dan alat pengolahan hasil pertanian lainnya. Peralihan penggunaan tenaga kerja petani digantikan dengan mesin-mesin pertanian ,tidak memberikan dampak terhadap pengurangan tenaga kerja petani. Pengurangan tenaga kerja petani umumnya disebabkan oleh urbanisasi penduduk desa ke kota. Urabanisasi ini disebabkan oleh peningkatan industri di kota-kota besar sehingga menarik penduduk desa untuk datang mencari pekerjaan dikota dan tidak adanya lapangan pekerjaan di desa. Lapangan pekerjaan didesa khususnya dibidang pertanian mengalami penurunan disebabkan berkurangnya lahan pertanian.

Pembangunan ekonomi nasional pada industri terasa kurang berhasil karena adanya persepsi bahwa kemajuan suatu bangsa tak mungkin dicapai melalui pemberdayaan sektor pertanian. Anggapan ini muncul karena salah penafsiran dari teori tahapan pembangunan yang menyatakan bahwa tahapan kemajuan ( pembangunan ) berawal dari sektor primer ( pertambangan, pertanian, dan sumber daya alam lainnya ), sektor skunder ( manufaktur ), dan sektor tersier ( jasa ). Teori tersebut mengandung kelemahan dan secara teoritis-kontemporer tidak berlaku, khususnya bila jumlah penduduk yang memerlukan konsumsi bahan primer ( sandang dan pangan ) sangat besar.

Pentingnya aplikasi teknologi pertanian dikarenakan keberadaan teknologi yang sudah sedemikian besar pengaruhnya terhadap kesuksesan sebuah pertanian dilihat dari segi kualitas dan kuantitas produksi yang dihasilkan. Bahkan dengan turut berpengaruhnya sektor pertanian terhadap besarnya peluang / kesempatan kerja maka secara tidak langsung teknologi juga berperan menambah kesempatan kerja kepada seluruh komponen masyarakat. Besarnya kapasitas produksi berarti pula besarnya kesempatan kerja ( Harriyadi, et al., 2000 ).

Mekanisasi pada bidang pertanian banyak memberikan keuntungan selain dari penyerapan tenaga kerja petani, yaitu bioteknologi dan bioindustri. Saat ini aplikasi yang paling mungkin dilakukan yaitu dengan penerapan teknik kultur jaringan. Dengan teknik ini maka akan didapatkan volume benih unggul dalam jumlah yang sangat mencukupi seluruh kebutuhan petani. Sehingga dapat meningkatkan hasil produksi pertanian dan akan meningkatkan pendapatan petani itu sendiri.

Penerapan mekanisasi pada agroindustri pendesaan banyak mengalami kendala yaitu kurang baiknya kondisi infrastruktur antara lain transportasi dan komunikasi, kualitas sumber daya manusia di pedesaan yang kurang, keterbatasan modal yang dimiliki petani ,keterbatasan penerapan teknologi, kelembagaan yang terdiri dari kelompok-kelompok tani,usaha kecil, dalam wadah koperasi, serta berbagai bentuk kemitraan usaha agar dapat menghindarkan petani dari tengkulak / pengumpul yang menyebabkan petani mengalami kerugian .

Selain menyangkut tenaga kerja, pengaruh mekanisasi memberikan banyak dampak positifnya diantaranya : – Menciptakan produk dan jasa pertanian yang berdaya saing tinggi

- Memelihara kelestarian lingkungan dan keberlanjutan pembangunan pertanian.

- Meningkatkan kesejahteraan bangsa dan rakyat indonesia pada umumnya dan pelaku pertanian pada khususnya.

- Meningkatkan kontribusi pertanian dalam ekonomi nasional.

Untuk meminimalkan tingkat pengurangan tenaga kerja didesa yang umumnya disebabkan arus modernisai dikota, perlu peran serta dari pemerintah untuk lebih memperhatikan pertanian pedesaan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan oleh pemerintah yakni memberikan peminjaman kredit usaha tani untuk memodalkan para petani. Pemodalan ini dimaksudkan agar penerapan mekaniksasi pertanian dapat dilaksanakan dengan baik sehingga menciptakan lapangan pekerjaan didesanya. Selain itu memberikan pendidikan kepada petani mengenai penggunaan alat-alat pertanian khususnya dalam hal pengolahan hasil sehinnga memungkinkan petani mendapatkan pendapatan yang lebih dan melakukan penyuluhan pertanian yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

Posted by: himatan06 | February 28, 2009

Tantangan Ahli Tanah

TANTANGAN AHLI TANAH DAN MANAJEMEN SUMBER DAYA LAHAN PADA ERA GLOBALISASI

Indonesia sebagai negara berkembang yang mayoritas penduduknya beraktifitas agraris. lingkungan alam indonesia berada pada wilayah tropika dan memiliki luas wilayah daratan sekitar 200 juta hektar dengan keanekaragaman karakteristik tanah / lahan dan sumberdaya hayati yang tinggi. Ini merupakan kekuatan atau modal dasar untuk menempatkan bidang pertanian sebgai pilar perekonomian nasional atau sebagai leading sector pembangunan yang akhir-akhir ini terbukti cukup tangguh dalam menghadapi terpaan badai kritis moneter dibandingkan dengan sektor industri dan manufaktur.

Visi pertanian abad 21 adalah pertanian modern, tangguh dan efisien. Selaras dengan Agenda 21 Pembangunan Berkelanjutan dan Milenium Development Goals (MDGs) yang dicanangkan Persatuan Bangsa-bangsa, visi pertanian saat ini harus dapat menjamin keberlanjutan dan kelestraian lingkuangan dan fungsi-fungsinya. Salah satu bentuk pertanian modern yang dikembangkan adalah agribisnis dan agroindustri skala kecil dan menengah yang berbasis di pedesaan dengan jenis komoditas unggulan spesifik lokasi sesuai dengan daya dukung sumberdaya lahannya dimana produknya berorientasi pada kebutuhan pasar domestik untuk menyangga ketahanan pangan nasional dan kebutuhan pasar internasional yang kompetitif dan selektif.

Mengantisipasi orientasi visi pertanian milenium ketiga tersebut. maka peranan ahli tanah sangat strategis karena melalui iptek yang dimilikanya akan mampu mengambil keputusan-keputusan yang berkaitan dengan perancanaan penggunaan lahan, jenis komoditas unggulan di suatu lokasi, cara pengolahan yang tepat, efisien, berkesinambungan, dan ramah lingkungan. namun disisi lain, para ahli tanah kita akan bersaing dengan tenaga ahli tanah dari berbagai manca negara. oleh karena itu, sejak dini kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan global tersebut melaui penguasaan iptek tanah mutakhir yang berlandaskan pemahaman ilmu-ilmu dasar yang kokoh.

Posted by: himatan06 | February 22, 2009

SeLamat Datang Di Blog Himatan UNPAD

Ilmu tanah adalah ilmu yang mempelajari seluk beluk tanah. Tanah adalah lapisan yang menyeliputi bumi antara litosfer (batuan yang membentuk kerak bumi) and atmosfer. Tanah adalah tempat tumbuhnya tanaman dan mendukung hewan dan manusia.

Tanah berasal dari pelapukan batuan dengan bantuan tanaman dan organisme, membentuk tubuh unik yang menyelaputi lapisan batuan. Proses pembentukan tanah dikenal sebagai pedogenesis. Proses yang unik ini membentuk tanah sebagai tubuh alam yang terdiri atas lapisan-lapisan atau disebut sebagai horizon. Setiap horizon dapat menceritakan mengenai asal dan proses-proses fisika, kimia dan biologi yang telah dilalui tubuh tanah tersebut.

Read More…

Posted by: himatan06 | February 21, 2009

Hello Pencinta Pertanian

Welcome to himatan06.WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.